Postingan

Menampilkan postingan dengan label memori

TERAKHIR

Kala itu masih kuingat ekspresi wajahmu Menyala dalam gelap jam 12 tengah malam Hari yang penuh dengan kegembiraan Kita jadikan hal yang tak pernah dilupakan Kita bersama air mata Kata-kata yang kau bisikkan Hanya kita yang tahu Kau bilang kau mencintaiku Lalu mengapa kau pergi Jauh Saat itu musim penghujan Aku benar benar teringat Aroma hujan Segar di trotoar depan sekolah Demi aku Kau rela bermain bersama hujan Tanggal dua puluh bulan maret Detak jantungmu Terlihat di dadamu Masih kurasa dekapanmu Kita sangat bahagia Tapi kini aku kan duduk di lantai Sambil menatap empat kuntum bunga layu Yang kutahu hanyalah Aku tak tahu caranya menjadi sesuatu yang kau rindukan Tak pernah kukira akan ada tawa terakhir bersamamu Sebelum semuanya benar benar hangus dan terbakar Rasa kecewa Tak pernah kubayangkan kita kan berakhir seperti ini Aku sungguh ingat Ayunan langkahmu Kehidupan remaja, yang kau pamerkan lagi Dan kualihkan tatapan mataku dan lalu Kau tarik ...